To someone that somehow deep down in my heart, there's still you inside...
Ada banyak sekali hal yang sebenarnya ingin sekali kuungkapkan padamu
Tentang perasaanku, tentang kenangan itu, dan tentang pertanyaan yang selama ini membayangiku...
Karena aku merasa memang ada banyak yang waktu itu tak terucap
Tapi mungkin memang seharusnya begitu...
Kata-kata yang tidak terucap dan memang ditakdirkan untuk tidak diungkapkan
Terkadang ketika kita melangkah meninggalkan sesuatu yang kita sayangi, memang sangat sulit
Tapi ketika semua itu hanya menyakiti diri sendiri, apakah ini masih bisa disebut perasaan sayang?
Terlalu terlambat bagiku menyadari semua ini...
Awalnya aku ingin mengirimkan semua yang tak terungkapkan melalui kata-kata yang tertulis
Lalu, aku tersadar...
Bukannya aku takut akan reaksimu setelah surat itu nantinya sudah ada ditanganmu
Dan aku tak akan memikirkannya bagaimana sikapmu nantinya
Tapi, ternyata setelah sekian lama
Aku sadar
Semua yang aku lakuin yang selalu aku sebut-sebut itu semua buat kamu.. ternyata nyakitin aku sendiri
Bukan kamu, tapi selama ini aku yang udah bikin aku sakit hati sendiri
Nggak bijak rasanya kalo aku terus-terusan nyalahin kamu karena sebuah harapan itu
Ya, mungkin menurutmu kamu ga akan nyebut itu harapan...
Tapi gimanapun juga ketika kamu merasa itu bukan sebuah harapan yang diberikan, tapi mungkin menurut orang lain sebenarnya itu adalah sebuah harapan
Dan kamu udah bilang waktu itu... Kamu nggak maksud ngasih harapan apapun, tapi kamu cuma mau jadiin aku temen :)
Mungkin sebenernya masih banyak yang mau tulis, tapi akhirnya aku ngambil sebuah keputusan..
Lebih baik aku sendiri yang bakal ngakhirin perasaanku ke kamu, karena selama ini ga pernah ada perasaan itu ada buat aku...
Dan, terima kasih kau pernah singgah dalam sebuah perasaan indah yang pernah aku rasakan... Karena rasa ini karena kamu ada...
Terima kasih 14 ☺
Ada banyak sekali hal yang sebenarnya ingin sekali kuungkapkan padamu
Tentang perasaanku, tentang kenangan itu, dan tentang pertanyaan yang selama ini membayangiku...
Karena aku merasa memang ada banyak yang waktu itu tak terucap
Tapi mungkin memang seharusnya begitu...
Kata-kata yang tidak terucap dan memang ditakdirkan untuk tidak diungkapkan
Terkadang ketika kita melangkah meninggalkan sesuatu yang kita sayangi, memang sangat sulit
Tapi ketika semua itu hanya menyakiti diri sendiri, apakah ini masih bisa disebut perasaan sayang?
Terlalu terlambat bagiku menyadari semua ini...
Awalnya aku ingin mengirimkan semua yang tak terungkapkan melalui kata-kata yang tertulis
Lalu, aku tersadar...
Bukannya aku takut akan reaksimu setelah surat itu nantinya sudah ada ditanganmu
Dan aku tak akan memikirkannya bagaimana sikapmu nantinya
Tapi, ternyata setelah sekian lama
Aku sadar
Semua yang aku lakuin yang selalu aku sebut-sebut itu semua buat kamu.. ternyata nyakitin aku sendiri
Bukan kamu, tapi selama ini aku yang udah bikin aku sakit hati sendiri
Nggak bijak rasanya kalo aku terus-terusan nyalahin kamu karena sebuah harapan itu
Ya, mungkin menurutmu kamu ga akan nyebut itu harapan...
Tapi gimanapun juga ketika kamu merasa itu bukan sebuah harapan yang diberikan, tapi mungkin menurut orang lain sebenarnya itu adalah sebuah harapan
Dan kamu udah bilang waktu itu... Kamu nggak maksud ngasih harapan apapun, tapi kamu cuma mau jadiin aku temen :)
Mungkin sebenernya masih banyak yang mau tulis, tapi akhirnya aku ngambil sebuah keputusan..
Lebih baik aku sendiri yang bakal ngakhirin perasaanku ke kamu, karena selama ini ga pernah ada perasaan itu ada buat aku...
Dan, terima kasih kau pernah singgah dalam sebuah perasaan indah yang pernah aku rasakan... Karena rasa ini karena kamu ada...
Terima kasih 14 ☺
