Minggu, 09 Januari 2011

hte rgrtting

Kau hanya ingin melihatnya tersenyum, terlebih kepadamu.

Kau hanya ingin melihatnya dalam bahagianya.

Karena kau menyukainya. Karena kau sebenarnya menginginkannya. Bahkan disetiap waktu kau akan membayangkan waktu bersamanya. Dan kau akan berharap dia datang dimimpimu malam ini. Tapi memang, yang kau inginkan hanya melihatnya dan berharap dia tersenyum kepadamu.

Hanya itu, hanya itu yang kau inginkan darinya meski hatimu masih merasa tak rela kalau dia belum bisa melupakan perasaanya kepada dia yang sudah meninggalkannya.

Lalu apa yang bisa kau lakukan?

Kau bahkan tak berani mendekatinya. Kau hanya mau melihatnya dari jauh. Mengamatinya dan ingin ikut merasakan setiap kejadian yang dirasakannya.

Tapi, kali ini yang kulakukan berbeda. Jika kau biasanya ingin menjauhi orang yang dulu pernah ada dihatinya, bahkan membencinya. Namun yang kulakukan berbeda. Aku mendekatinya, mencari sesuatu dalam dirinya yang membuatnya jatuh cinta kepadanya.

Walau terkadang itu menyakitkan, namun rasa penasaran yang takkan dapat terelakkan.

Apakah kau juga akan melakukan hal yang sama sepertiku?

Jangan artikan bahwa aku ingin untuk menusuknya dari belakang. Sesakit apapun hatiku, jika dia tak bisa untuk melihatku. Aku takkan membenci orang itu, orang yang pernah ada dihatinya atau dia sendiri.

Aku hanya akan menyalahkan diri sendiri mengapa ini semua bisa terjadi.

Atau, yang lain dari pada aku harus menyebutnya sebuah penyesalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar